Masalah Rohingya, Dalai Lama Desak Suu Kyi Bertindak

SYDNEY – Sikap diam Aung San Suu Kyi atas kekerasan yang dialami etnis Rohingya di Myanmar membuat banyak pihak gerah. Sebagai peraih Nobel Perdamaian, Suu Kyi memang tidak melakukan apa pun terhadap masalah Rohingya. Salah satu yang mendesak Suu Kyi agar segera mengambil langkah adalah Dalai Lama, pemimpin spiritual Buddha Tibet.

”Ini sangat menyedihkan. Kasus di Burma (Myanmar, Red), saya harap Aung San Suu Kyi sebagai peraih Nobel bisa melakukan sesuatu,” ucap Dalai Lama saat diwawancarai media Australia Kamis (28/5).

Menurut Dalai Lama, ini bukan kali pertama dirinya meminta Suu Kyi membantu Rohingya. Sejak 2012, pria 79 tahun itu dua kali meminta Suu Kyi secara personal agar membantu warga Rohingya. Yaitu, saat mereka bertemu di London, Inggris, dan Republik Chechnya. Permintaan tersebut dilontarkan saat terjadi bentrok antara warga muslim Rohingya dan pemeluk Buddha di Rakhine, Myanmar, beberapa tahun lalu. Namun, kala itu Suu Kyi mengatakan bahwa masalah etnis Rohingya tersebut cukup rumit.

”Saya rasa dia bisa melakukan sesuatu,” tegas Dalai Lama. Menurut dia, meminta bantuan untuk etnis Rohingya saja tidaklah cukup. Sebab, sejatinya banyak hal yang perlu diperbaiki di berbagai sektor. ”Ada yang salah dengan cara berpikir manusia. Pada akhirnya kita kurang perhatian terhadap hidup dan kesejahteraan orang lain,” tambah dia.

Masalah Rohingya menjadi perhatian dunia internasional setelah mereka eksodus besar-besaran meninggalkan Myanmar. Merasa terancam di negeri sendiri. Mereka menggunakan jalur laut dan darat untuk keluar dari Myanmar. Namun, mereka ditolak Malaysia dan Thailand.

Suu Kyi pernah dielu-elukan atas perjuangannya selama bertahun-tahun menjalani tahanan rumah karena melawan militer yang memimpin Myanmar. Pada 2010 dia dibebaskan dan kembali berpolitik. Namun, sejak itu pula Suu Kyi diam jika menyangkut penganiayaan terhadap muslim etnis Rohingya. Kritikus menduga Suu Kyi takut kehilangan dukungan karena akan mencalonkan diri sebagai presiden. (Jawapos.com)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *