KAI Bangun Lift Khusus Disabilitas

TEBET – Keamanan dan kenyamanan pengguna kereta api (KA) dan kereta rel listrik (KRL) menjadi perhatian PT KAI Daop 1. Pembangunan jalur bawah tanah (underground) di Stasiun Manggarai yang berlangsung sejak Oktober tahun lalu adalah salah satu contoh.

PT KAI Daop 1 membangun underground tersebut untuk menekan intensitas kecelakaan lalu lintas di rel KA. Tidak hanya itu, jalur bawah tanah tersebut dijamin ramah terhadap para penyandang disabilitas. Sebab, tidak sedikit di antara mereka menggunakan KA dan KRL. ”Nanti ada lift khusus penyandang disabilitas,” jelas Kepala Humas PT KAI Daop 1 Bambang S. Prayitno Senin (23/2).

Meski jarak antara permukaan peron dan permukaan underground tidak lebih 5 meter, lift itu tentu sangat membantu penyandang disabilitas. Lift khusus tersebut akan melengkapi tangga dan eskalator.

Berbeda dengan liftkhusus di setiap ujung underground, tangga dan eskalator tersebut dibuat di setiap peron. Artinya, bakal ada 10 tangga dan 10 eskalator untuk 10 peron di Stasiun Manggarai. ”Dari sekian ratus stasiun di wilayah daop 1, setelah (Stasiun) Senen, Manggarai akan punya jalur bawah tanah,” terang Bambang.

Stasiun Senen dan Manggarai diprioritaskan karena menjadi stasiun paling padat di wilayah daop 1. Tetapi, dengan jumlah penumpang KA dan KRL yang terus bertambah, tidak tertutup kemungkinan stasiun lain dilengkapiunderground.

Hanya, jalur bawah tanah tersebut tidak bisa dibangun sembarangan. Sebab, pembangunan dilaksanakan tepat di bawah rel kereta. Belum lagi kendala seperti cuaca pada musim hujan. ”Manggarai, misalnya. Wilayah itu berpotensi banjir. Tetapi, karena dikerjakan ahli, air tidak akan masuk ke jalur bawah tanah,” terang Bambang. (Jawapos.com)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *