Dana Desa Sudah Bisa Dicairkan Dengan Syarat

SUMEDANG – Dana Desa dari APBN sudah bisa dicairkan pemerintahan desa dengan syarat desa sudah memiliki APBDes.

Sumedang mendapat kucuran dana Desa Rp 77,4 miliar.

“Dana Desa sudah ada di kas daerah dan desa bisa mencairkanya asalkan sudah membuat APBDes,” kata Ramdan Ruhendik Dedi, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Pemkab Sumedang, Rabu (6/5/2015).

Begitu juga dengan Alokasi Dana Desa (ADD) yang besarnya Rp 48 miliar sudah bisa dicairkan desa.

Namun untuk ADD ini Pemkab Sumedang masih menunggak Rp 71 miliar lagi karena total ADD yang harus disalurkan ke desa Rp 119 miliar untuk tahun 2015 ini.

“Syratnya sama desa harus memiliki APBDes dulu dan untuk sisanya Rp 71 miliar dialokasikan dalam perubahan APBD 2015,” katanya.

Sebelumnya para desa protes karena sudah lima bulan dana desa tak kuncung ditransper ke desa. Pihak desa dipaksa harus membuat APBDes namun pemerintah tak kunjung membuat payung hukum terkait penghasilan tetap kepala desa.

“Kami diminta membuat APBDes tapi pemkab tak kunjung menerbitkan surat keputusan bupati soal penghasilan tetap kepala desanya. Dari penghasilan tetap kepala desa itu nanti bisa dihitung juga penghasilan tetap sekretaris desa dan aparatur desa,” kata Rudiana, Kepala Desa Tanjunghurip, Ganeas.

Dari ADD yang diterima desa itu, seperti dilansir TRIBUNJABAR.CO.ID, 60 persen untuk penghasilan tetap kepala desa dan aparatur pemerintahan desa sedangkan 40 persen untuk pembangunan di desa.

“SK Bupati tentang penghasilan tetap itu sudah terbit akhir April llau dan kami membantu membuat perhitungannya jadi silahkan buat APBDes dan Dana Desa serta ADD sudah bisa dicairkan desa,” kata Ramdan.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *