Christian Gonzales Dilamar Jadi Bacawabup Malang

MALANG – Pasca mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati (bacabup) Malang 2016-2010,Ahmad Subhan kembali memanuver kemudi ”pesawat politiknya”. Kemarin (10/5) politikus Partai Gerindra itu sowan ke rumah Christian Gonzales, pesebak pola Arema Cronous, di Perum Istana Dieng, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Ditemani kedua anaknya, Subhan menyampaikan langsung ketertarikannya untuk mengaet striker Singo Edan itu sebagai wakil di Pemilihan Bupati (Pilbup) 2015.

Subhan menyatakan, kedatangannya langsung ke rumah Gonzales itu bertujuan untuk mengomunikasikan secara baik-baik perihal dirinya maju sebagai Pilbup 2015. ’’Semuanya secara bersama-sama bisa berjalan dengan baik. Tujuannya tentu untuk kebaikan masyarakat,’’ jelasnya.

Soal memilih Gonzales, lanjut dia, selain merupakan usulan dari para kader DPC Gerindra, pemain sepak bola tersebut, kata dia, memiliki jiwa kebersamaan dan kepedulian yang tinggi. ’’Itu adalah modal dasar,” sambungnya.

Namun, sejatinya komunikasi tersebut bertujuan lebih pada silaturahmi dan mendekatkan diri secara kekeluargaan. Diharapkan, hal itu dapat dipahami kedua pihak.

Menanggapi hal tersebut, El Loco, sapaan Cristian Gonzales, menuturkan masih akan memikirkannya terlebih dulu. Terutama meminta izin dulu kepada pihak manajemenArema Cronousserta keluarganya. ’’Tak bisa saya putuskan dengan cepat,” ujar penyerang timnas naturalisasi Uruguaytersebut.

Namun, pemilik nomor punggung 10 di tim Singo Edan itu, tampaknya, tidak menutup kemungkinan untuk menerima ajakan Subhan maju sebagai bacawabup. Mengingat, kondisi Liga Indonesia masih kacau karena pembekuan kompetisi dan PSSI oleh Menpora Imam Nahrowi belum lama ini.

Hal itu diperkuat pernyataan Eva Siregar Gonzales, istri El Locho. Menurut dia, setelah ini harus ada pembicaraan terlebih dulu karena itu (Pilbup 2015) sangat penting dan sensitif serta suaminya tersebut masih aktif di sepak bola. Jadi, suaminya harus meminta izin dari manajemen dan keluarga. ’’Harus segera diputuskan. Jika aktif dipolitik, sepak bola harus siap ditinggalkan,” jelasnya.

Sementara itu, CEO Arema Cronous Iwan Budianto yang dikonfirmasi lewat pesan singkat menyatakan, pihaknya belum mengomunikasikan perihal pemain andalannya tersebut untuk maju sebagai bacawabup, baik dari Cristian Gonzales maupun dari Ahmad Subhan. ’’Nanti dilihat dulu kedepannya. Saya harus mendengar dari Gonzales dulu maunya seperti apa,” katanya.

Pria yang kerap disapa Ibe itu menambahkan, hak politik melekat pada diri setiap warga negara. Namun, karena Gonzales memiliki hubungan yang lebih dari sekedar klub dan pemain, dia menginginkan pertemuan khusus dengan striker andalannya tersebut. ’’Saya harus mendengarkan langsung apa keinginan dari yang bersangkutan (Gonzales),” tandasnya. (Jawapos.com)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *