Ahok: Larang Iklan Rokok, Bukan Jualan Rokok

JAKARTA – Iklan rokok tak akan terlihat lagi di wilayah DKI Jakarta. Pemprov telah melarang pemasangan iklan dan reklame produk rokok di ruang terbuka. Peraturan itu terdapat dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 1 Tahun 2015.

Beberapa pihak pun mulai mempertanyakan kebijakan tersebut. Salah satunya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno. Menko Polhukam protes soal itu. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan tidak ada pihak berhak menolak peraturan itu. Sebab sebelum dia mengeluarkan aturan tersebut, aturan zona iklan produk rokok sudah ada di ibu kota.

“Dari dulu juga kita (Pemprov) udah ada zona larangan iklan rokok. Udah undang-undangnya ngatur, kami berhak menentukan kok,” kata pria yang akrab dipanggil Ahok tersebut di balai kota, Selasa (14/4) pagi.

“Jadi kalau orang yang keberatan, dia mesti ngajukan ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) saja,” cetusnya. Ahok pun tidak akan mengubah aturan tersebut meski, yang protes adalah Menko Polhukam. Mantan bupati Belitung Timur tersebut berpedoman dari larangan menjual minuman beralkohol yang juga dilakukan.

“Menteri Perdagangan melarang alkohol aja boleh kok. Aku cuma ngelarangiklan rokok loh, bukan ngelarang jual rokok,” ungkap Ahok. (Jawapos.com)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *