3 Alat Berat Dioperasikan Mencari Korban Timbunan Longsor Tambang Batu

CIREBON – Pencarian korban timbunan longsor tambang batu alam Gunung Kuda di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Senin (27/4/2015) mengandalkan alat berat. Itu lantaran material longsor berupa bebatuan dengan berbagai ukuran.

Pencarian dipusatkan pada titik diduga lima korban longsor tertimbun di titik tersebut. Sementara proses pencarian terus diawasi tim dari Basarnas, kepolisian, polisi hutan, dan Pemkab Cirebon.

Berdasarkan pantauan siang ini, titik longsor tampak lebih parah dari kemarin. Titik longsor bertambah, dan diduga akibat hujan lebat yang mengguyur Cirebon kemarin sore hingga malam.

Longsor di area penambangan batu alam Gunung Kuda Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon terjadi Minggu (26/4/2015) siang. Tujuh orang diduga tertimbun longsor, namun dua di antaranya ditemukan meninggal dunia kemarin.

Saksi, Sutarya (55) mengatakan, saat kejadian, aktivitas di penambangan berlangsung biasa saja. Selain sejumlah pekerja, kata dia, terdapat dua backhoe dan beberapa truk di lokasi longsor.

“Tiba-tiba longsor terjadi, dan langsung menimbun alat berat, truk, dan orang-orang di sana” kata Sutarya, kemarin.

Sementara itu, penambangan batu di Gunung Kuda telah berlangsung beberapa tahun. Batu-batu dari bukit ketinggian ratusan meter itu dikeruk menggunakan alat berat. Lalu batunya dibawa truk ke sejumlah industri pengolahan batu alam di Cirebon, Majalengka, dan Kuningan. (Tribun Jabar)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *