Kemenparekraf Kunjungi Wisata di Lembang Cek Protokol Kesehatan

Deputi Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Kurleni Ukar meninjau kawasan wisata di Lembang, Bandung Barat. Sejak dibuka tiga minggu lalu, Lembang terus diserbu wisatawan dari berbagai daerah.

“Jangan sampai wisata kita sudah buka malah menjadi lokasi penularan baru virus Corona. Itu yang harus kita hindari,” ucapnya dilansir dari laman detikcom, pada Senin (29/6/2020).

Menurut hasil pemantauan terdapat beberapa objek wisata yang sudah menerapkan protokol kesehatan. Kedisiplinan penerapan protokol kesehatan itu perlu didukung juga oleh para pengunjung yang harus selalu berdisiplin dan mematuhi protokol kesehatan.

“Yang paling penting adalah saya ingin melihat kedisiplinan masyarakat. Mungkin tempat wisata sudah punya protokol, tapi masyarakat yang datang belum tentu mematuhi itu,” ujarnya.

Beberapa objek wisata alam di berbagai daerah sudah beroperasi seperti objek wisata di Bali, Banyuwangi, dan Bintan yang sudah siap menerima kunjungan wisatawan dari Singapura. Namun kebijakan untuk membuka objek wisata kewenangannya ada di masing-masing pemerintah daerah.

“Pada prinsipnya para pengusaha wisata sudah siap, tapi pemerintah daerah yang menentukan dengan disesuaikan kondisi dan situasi di daerah,” katanya.

Public Relation The Great Asia Africa Intania Setiati menyampaikan jika pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai standar pencegahan COVID-19 bagi pengunjung asal Jawa Barat.

“Selain penerapan protokol kesehatan, sebanyak 65 karyawan kita juga sudah melaksanakan rapid test dan hasilnya negatif semua. Rapid test itu memang belum keseluruhan, tapi itu tahap awal,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: