Pandemi Corona, Ada 3.209 Janda Baru di Bandung dan Cimahi

Sebanyak kurang lebih 3.209 janda baru tercatat di Kota Bandung dan Kota Cimahi selama empat bulan terakhir atau masa pandemi COVID-19. Menurut rincian, yang bercerai di Bandung berjumlah 1.355 pasangan, dan Cimahi berjumlah 1.854 pasangan.

Pengadilan Agama (PA) Bandung pun mencatat, total janda di Bandung berdasarkan 1.449 gugatan perceraian yang didaftarkan ke PA Bandung. Meskipun demikian, Ketua PA Bandung Acep Saifuddin menyebutkan, jika jumlah gugatan yang masuk tersebut justru menurun selama virus Corona merebak.

“Biasanya rata-rata per-bulan itu ada 600 gugatan yang masuk,” ucap Acep PA Bandung, Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (26/6/2020).

“Biasanya rata-rata per-bulan itu ada 600 gugatan yang masuk,” ungkap Acep PA Bandung, Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (26/6/2020).

Acep menyebutkan terdapat beberapa faktor yang menyebabkan turunnya angka gugatan perceraian per bulannya. Menurutnya, ada kebijakan yang dibuat oleh PA Bandung salah satunya dengan penerapan pendaftaran gugatan hanya melalui online atau e-court.

“Termasuk juga mungkin dikarenakan kebijakan pemerintah yang sangat ketat dalam rangka menangani COVID-19 ini. Di mana ketika dilakukan PSBB, bahwa diperintahkan masyarakat untuk tidak keluar rumah, otomatis masyarakat sedikit sekali yang datang ke Pengadilan Agama Bandung,” ujarnya.

Hal tersebut terbukti pada tiga bulan Maret, April dan Mei saat pandemi COVID-19 meluas. Sementara di awal Juni saat mulai adanya adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal, PA Bandung kembali membuka layanan pendaftaran manual langsung. Hal ini juga terbukti dari jumlah gugatan di bulan Juni yang mencapai 706 gugatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: