190 Keluarga di Lembang Ditangani Bantuan Desa

Tak mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat dan daerah, 190 keluarga terdampak pandemi Covid-19 di Desa/Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat harus ditangani pemerintah desa setempat.

Nilai bantuan langsung tunai yang diberikan pemerintah desa sama dengan nominal yang diberikan pusat, yakni Rp 600.000/ bulan selama 3 bulan.

Kepala Desa Lembang Yono Maryono menyebutkan, jika 190 keluarga tersebut tak mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial, pemerintah provinsi dan kabupaten. Padahal, mereka juga termasuk warga yang terdampak Covid-19.

“Mereka tidak terdata di pusat, provinsi, maupun kabupaten meski termasuk warga kurang mampu. Kami kan tidak bisa lepas begitu saja,” ucapnya.

Menurutnya, di wilayahnya total terdapat lebih dari 3.000 keluarga dan tersebar di 16 RW. Untuk warga yang terdata dan mendapatkan bantuan langsung tunai dari Kemensos sejauh ini ada 73 keluarga.

Lalu alokasi bantuan dari provinsi tahap I diberikan kepada 216 keluarga dan tahap II kepada 648 keluarga berupa bantuan sembako plus uang tunai Rp 150.000. Sementara untuk bantuan sembako dari kabupaten (Pemda KBB) pada tahap awal hanya mengcover 30 keluarga dan tahap kedua 666 keluarga.

Di masa pandemi Covid-19 ini. Ia menyampaikan, jika pihaknya telah mengalokasikan anggaran Rp 200 juta dari dana desa. Hal tersebut sesuai dengan instruksi dan surat edaran dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar yang menyebutkan jika 30% Dana Desa bisa dialokasikan untuk penanganan Covid-19.

Menurut data KBB, kuota bansos tunai ada sebanyak 32.000 lebih, yang sudah turun dan mendapat SK dari Kemensos ada sekitar 12.635 keluarga. Acuan data yang dipakai adalah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan non DTKS.

Bansos untuk sekitar 20.000 keluarga lainnya akan dicairkan bertahap dan itu di luar data yang nantinya dicover bantuan provinsi dan kabupaten. Sedangkan di tahap II, Pemda KBB berencana mengalokasikan sebanyak 45.000 sembako untuk warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: