Operasi Ketupat di Bandung Berlangsung Lebih Awal

Pelaksanaan Operasi Ketupat kini berlangsung lebih awal. Bertujuan dalam mencegah pemudik masuk ke daerah Kabupaten Bandung, Polresta Bandung telah melaksanakan Operasi Ketupat COVID-19 hingga 31 Mei 2020.

Adanyan larangan ini berlaku sejak hari ini pukul 00.01 WIB. Presiden Joko Widodo menyampaikan warga yang dilarang mudik adalah warga yang berasal dari daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta zona merah Covid-19.

Kapolresta Bandung, Kombes Hendra Kurniawan menyebutkan, jika operasi ketupat pada tahun ini sedikit berbeda, di mana tahun sebelumnya mengatur arus mudik, sedangkan saat ini menyekat pemudik.

Ia mengatakan, operasi tersebut saat ini dilakukan di beberapa daerah di mana salah satu teknis pelaksanaannya mencegah orang dari Jakarta mudik ke daerah lain.

Ia juga menambahkan, bahwa Operasi Ketupat COVID-19 berlangsung selama 37 hari, tepatnya dimulai 24 April hingga 31 Mei 2020 mendatang.

Hendra menjelaskan, prosedur pelaksanaannya sama dengan prosedur penanganan COVID-19 saat PSBB. Bahkan 17 titik check point dan satu di pintu keluar Tol Cileunyi akan dimaksimalkan juga untuk mencegah arus pemudik.

“Makanya sama konsepnya, kalau PSBB mencegah hilir mudik keluar dari Kota Bandung. Nah ini sifatnya nasional, mencegah dari Jakarta, luar pulau ke pulau lain, atau antar kota ke kota lain.”

“Jadi untuk sementara kita memanfaatkan 17 check point ditambah dengan satu di exit tol Cileunyi,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: