Meningkatkan PHBS di Tengah Covid-19, Fasilitas Cuci Tangan Disebar di Kota Bandung

Pemerintah beserta BUMD Kota Bandung kini tengah memasang fasilitas cuci tangan di ruang publik tiap-tiap kecamatan, pasar tradisional, terminal guna memenuhi kebutuhan sanitasi masyarakat, bagian upaya memutus rantai penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Pemasangan fasilitas cuci tangan ini merupakan bentuk rangsangan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sepanjang waktu, bukan hanya saat kondisi pandemi Covid-19. 

12 fasilitas cuci tangan tambahan segera dipasang di beberapa titik Kota Bandung. Fasilitas cuci tangan tambahan ini merupakan langkah kolaborasi Pemkot Bandung dengan PT Pertamina-melalui bentuk corporate social responsibility (CSR).

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, jika titik pemasangan fasilitas cuci tangan tambahan tersebut tersebar di pasar tradisional, taman, Balai Kota Bandung, dan kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin).

“Sejumlah 5 unit di pasar tradisional, 3 di taman, 2 di terminal, 1 di Balai Kota Bandung, dan 1 di Kantor Disdagin ,” ujar Oded di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum.

Ia pun berharap, dengan adanya keberadaan fasilitas cuci tangan di ruang publik, pasar tradisional, terminal bisa bermanfaat dalam jangka panjang.

Tak hanya agar memudahkan masyarakat menjangkau kebutuhan sanitasi dengan mencuci tangan sebagai upaya pencegahan di tengah kondisi pandemi Covid-19, keberadaan fasilitas tersebut bertujuan membiasakan masyarakat menerapkan PHBS.

Jajaran Pemkot Bandung saat ini terus berkampanye agar masyarakat lebih giat menerapkan PBHS. Pada kesempatan terpisah, Kepala Bagian Pemerintahan Kota Bandung Pagat Risjanuar Passa menyampaikan, jika kampanye penerapan PHBS dalam berbagai bentuk, seperti melalui alat pelantang suara di masjid-masjid, mobil patroli, maupun medium poster dan spanduk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: