Akses Jalur Penghubung Cianjur-Bandung Tertutup Longsor

Akses jalur penghubung Cianjur-Bandung via Cikadu-Ciwidey tertutup longsor, pada Selasa (25/2/2020) malam. Alat berat akhirnya diturunkan guna menyingkirkan longsoran agar segera kembali dapat dilalui kendaraan.

Menurut berbagai informasi yang dihimpun, longsor terjadi ruas jalur Cikadu-Pancur Tilu di Kampung Cigerenem, Desa Cikadu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sekitar pukul 19.00 WIB. Hujan deras yang mengguyur selama beberapa jam membuat tebing setinggi 30 meter longsor dan menutup jalan perhubungan Cikadu-Ciwidey selebar empat meter.

“Iya terjadi longsor, tepatnya di kilometer 86 +260 dari Bandung. Panjang longsoran 15 meter dan materialnya menutup seluruh bagian jalan,” terang Pemilik Ruas Jalan Cikadu-Batas Cianjur-Bandung UPTD Wilayah Cianjur Dinas Bina Marga Jawa Barat, Sumarna, dilansir dari detik.com.

Menurutnya, satu unit alat berat sudah diturunkan ke lokasi untuk menyingkirkan material longsoran supaya jalan bisa kembali dilalui. Mengingat saat ini akses lumpuh total karena longsoran menutup seluruh badan jalan.

Rencananya Rabu (26/2/2020) dini hari, satu lajur jalan bisa dilalui kendaraan. Sehingga tak terjadi antrean panjang kendaraan, baik dari arah Ciwidey-Bandung ataupun Cikadu-Cianjur.

Sumarna menyebutkan, pihaknya juga mengawasi titik rawan longsor lainnya. Sebab di sepanjang jalur alternatif itu terdapat sejumlah titik longsor.

Jalan penghubung ini sebelumnya selama bertahun-tahun berkondisikan rusak parah, saat ini sudah mulai mulus dan dapat dilalui kendaraan. Bahkan dengan adanya jalur tersebut waktu tempuh dari Cikadu ke Ciwidey hanya sekitar satu jam.

Hingga akhir 2019, pembangunan jalan dengan lebar 4-5 meter tersebur sudah mencapai 29 kilometer. Terdiri dari ruas jalan Cianjur batas Bandung (Ciwidey)-Kebon Muncang Cikadu, Cikadu-Simpang Pancur Tilu, dan Simpang Pancur Tilu-Simpang Muara Cikadu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: