Peta Rumah Deret Tamansari Bandung Telah Muncul, Akan Dibangun Februari 2020

‎Pemkot Bandung tengah menunggu penerbitan sertifikat atas lahan yang terletak di RW 11 Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan dengan luas sekitar 8.334 meter persegi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Pemkot Bandung melalui Badan pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) selalu berkomunikasi dengan BPN perihal pengurusan sertifikat lahan.

Kepala Bidang Pencatatan dan Pelaporan Aset BPKAD Kota Bandung, Siena Halim menuturkan, BPN telah mengeluarkan petabidang. Hal tersebut menunjukkan progres atas pengurusan sertifikat lahan.

“Peta bidang sudah muncul. Berarti, sudah ada prosedur yang dilakukan BPN. Peta bidang merupakan bagian tahapan, sebelum dokumen sertfikat terbit,” ujar Siena pada acara Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Jalan Aceh.

Ia menyebutkan, bahwa lahan di RW 11 Tamansari merupakan bagian aset Pemkot Bandung, tercatat dalam daftar inventaris barang dengan nomor register 0603.

Aset Pemkot Bandung tersebut berdasarkan surat segel jual beli tanah dari Nji Oenti dengan luas 592 tumbak, atau sekitar 8.334 meter persegi bertanggal 16 April 1930.

Pembangunan fisik tahap pertama rumah deret Tamansari diupayakan mulai berjalan pada pertengahan Februari 2020. Berdasarkan perencanaan,180 unit hunian pembangunan tahap pertama tersedia mulai Oktober 2020.

Pembangunan fisik tahap pertama dijalankan Pemerintah Kota Bandung Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP3) setelah Izin Mendirikan Bangunan (IMB) terbit. 

Pihaknya lebih dulu membangunan 180, dari total 497 unit hunian.

Untuk warga yang sebelumnya tinggal di RW 11 Tamansari, dan setuju akan pembangunan rumah deret, Nunun menyebutkan, gratis biaya sewa selama lima tahun pertama.

Pada tahun ke-6, warga tersebut beroleh potongan 50 persen daripada biaya sewa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: