Terjadi Pergerakan Tanah, Warga Bunijaya Bandung Barat Mengungsi

Sejumlah warga Kampung Cihideung, Desa Bunijaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengungsi akibat adanya pergerakan tanah yang terjadi sejak Jumat ( 6/12/2019). Warga khawatir akan terjadi bencana susulan mengingat curah hujan masih tinggi.

Dilansir dari detik.com. Jejen (30) dan ibunya, Limah (67) sudah mengemas perabotan dan furnitur di dalam rumahnya. Karena, pergerakan tanah membuat dinding dan halaman rumahnya retak-retak.

Tak hanya Jejen, tetangganya pun Dudin (49) ikut mengungsi ke rumah kerabat yang posisinya lebih aman. Selain rumah mereka, ada tiga rumah dan satu musala yang berada di cekungan menuju Cianjur Selatan yang rusak.

“Waktu malam, ada air deras meluncur ke bawah. Di rumah juga ada getaran, kami siaga saja menunggu di depan rumah. Rumah dan tanah semuanya ambles,” ucap Jejen.

Tak hanya rumah, pergerakan tanah ini membuat jalur alternatif Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur juga ambles. Separuh jalan selebar tiga meter juga terkikis kurang lebih 40 meter.

Terlihat retakan di pematang sawah warga sehingga membuat undakan-undakan dengan tinggi mencapai satu meter. “Kejadian ini baru pertama kali terjadi di Bunijaya, sebelumnya tidak pernah,” ucap Jejen.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Duddy Prabowo menuturkan tim geologi akan mengkaji pergerakan tanah di wilayah Bunijaya. “Kami akan meminta tim geologi untuk mengkaji,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: