Unpas Kembangkan Kampung Rajut Binong di Daerah Binong Jati Kota Bandung

Salah satu keunggulan usaha kecil dan menengah (UKM) Kota Bandung adalah kampung rajut di daerah Binong Jati. Kampung rajut ini masih memiliki kelemahan terutama dalam teknologi maupun model dan pemasarannya.

“Untuk itu Unpas dengan didukung dana hibah dari Kemenristekdikti berupaya mengembangkan rajut ini yang dikenal sebagai Kampoeng Radjut Binong Jati,” ujar Tim Pelaksana Pengembagan Usaha Kecil Unggulan Kota Bandung, Yanti Susila, di kampus Unpas, Jalan Lengkong Besar.

Kerja sama tersebut merupakan kolaborasi Prodi Ilmu Komunikasi, Administrasi Bisnis dan Teknik Industri Unpas untuk pengembangan potensi kampung rajut.

“Kampung ini diisi para pelaku usaha yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Kapasitas produksinya mencapai 984.426 lusin per tahun dan menyediakan lapangan kerja bagi 2.143 orang,” ungkapnya.

Terdapat beberapa produknya masuk menembus pasar internasional dan memiliki potensi untuk dikembangkan. “Namun, para pelaku usahanya masih dihadapkan dengan permasalahan internal maupun ekternal. Menyikapi hal itu, Unpas bergerak mengatasinya melalui Tim Pelaksana Pengembagan usaha Kecil Unggulan Kota Bandung,” lanjutnya.

Sebagai bentuk upaya dalam melakukan pengembangan usaha rajut, kata Yanti, tim menggunakan beberapa metode pendekatan meliputi pelatihan, bimbingan teknis, pendampingan, dan mediasi. “Kami juga memfasilitasi usaha mesin rajut yang modern berbasis komputer bagi mitra pemilik usaha,” tambahnya.

Program tersebut merupakan Program Pengembangan usaha Unggulan Daerah (PPPUD) Unpas dan DRPM Kemenristek Dikti

“Program ini dimulai sejak April sampai Desember 2019 dalam wujud penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengembangkan daya saing usaha. Penanganan ini melalui proses produksi, peningkatan kemampuan manajemen, pasar dan pemasaran, fasilitasi haringan pasar baik tingkat nasional maupun internasional, serta peningkatan peralatan dan kelengkapan untuk pameran,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: