Konser Pejalan Kota Bandung

Dengan berkemah di akhir pekan sembari menikmati alunan musik tentu akan sangat menyenangkan. Konser Pejalan Bandung yang dipusatkan di Tebing Keraton kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H Djuanda, menawarkan pengalaman yang cukup menarik.

Konser Pejalan Bandung berlangsung pada Sabtu-Minggu, 14-15 September 2019. Tak hanya berkemah sambil menikmati pentas musik, pengunjung yang hadir bisa berdiskusi tentang berbagai isu lingkungan.

Konser diselenggarakan secara rutin oleh komunitas Nusalayaran. Mereka memadukan kegiatan seni dengan diskusi isu lingkungan yang terjadi saat ini sebagai kritik atas dampak perubahan yang terjadi di alam.

Penyelenggara Konser Pejalan, Kidung Saujana menyebutkanan, konser tersebut sebagai pemicu kesadaran akan pentingnya sebuah keterikatan di berbagai interest area. Dengan bertemakan Alam Cinta Manusia, manusia patutlah sekiranya merawat apa yang menjadi tempatnya untuk tinggal dan berkembang secara baik.

“Sejarah dari Konser Pejalan ini dimulai dari perjalanan beberapa anak muda di Bandung yang melakukan ekspedisi sampai ke Sumatera pada 2016 lalu. Konser dibuat awalnya sebagai ruang diskusi mengenai kawasan konservasi. Jadi, konser ini memadukan berbagai talent yang mengisi acara dikolaborasikan diskusi terkait isu lingkungan,” ujar Kidung di Bandung, pada Jumat (13/9/3019).

Dengan adanya konser ini, Kidung berharap semua elemen yang terlibat untuk menyadari akan luasnya pengertian sebuah kebersamaan dan komitmen menjaga alam di Indonesia.

“Dalam acara ini tentu ada talent yang membawakan musik, puisi dan perwakilan pejalan yang menyampaikan keresahan mereka terhadap isu pencemaran lingkungan. Selain itu, bakal ada lapak buku dan beberapa workshop pembuatan buku, merajut dan memanah,” jelas Kidung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: