Kolam Retensi Pasar Gedebage Bandung Gagal Dibangun

Pembangunan kolam retensi di Pasar Gedebage, Kota Bandung terancam tak terealisasi tahun ini. Sebab adanya masalah dalam proses lelang yang dilakukan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Didi Ruswandi menyebutkan, pembangunan kolam retensi di Pasar Gedebage harusnya telah menentukan pemenang lelang. Tetapi, pemenang lelang yang telah terpilih terpaksa dibatalkan karena ada protes atau sanggahan dari pihak terkait.

“Kemarin lelang sudah beres, sudah diumumkan pemenangnya. Tapi ternyata ada sanggahan, dan pengalamannya tidak benar. Dengan adanya sanggahan itu, maka (pemenang lelang) gugur,” ucap Didi di Pendopo Kota Bandung, Selasa (27/8/2019).

Menurutnya, dalam proses lelang terdapat masa sanggahan atau keberatan dari para peserta lelang. Di dalam proses tersebut ternyata pemenang lelang yang terpilih terbukti memiliki masalah dan pemaparan yang disampaikan tak sesuai saat mengikuti lelang.

Karena masalah inilah, Didi menyatakan, proses lelang yang dilakukan sebelumnya perlu dievaluasi. Selain itu, bila pembangunan tetap menggunakan APBD maka harus melakukan lelang ulang.

“Dengan gugur itu butuh evaluasi lagi. Tapi waktunya sudah kritis. Tadinya kami minta ini dikurangi volume (kolam), dengan kurangi volume enggak perlu lelang. Tapi kata TP4D (tetap) harus lelang,” ungkapnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya sedang membahas kembali rencana pembangunan kolam retensi tersebut. Pihaknya telah menyiapkan dua alternatif agar proyek itu bisa tetap berjalan.

“Jadi sekarang dipertimbangkan apa ini dilaksanakan 2020 atau swakelola. Kalau swakelola bisa tetap tahun ini, tapi ini masih dibahas,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: