Big Bad Wolf 2019, Ridwan Kamil: Melebihi Antrean Sembako

Antrean yang cukup panjang pengunjung terlihat di pintu masuk Mason Pine di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada (27/6/2019), saat hari pembukaan bazar buku Big Bad Wolf 2019.

Mereka pun berburu buku internasional dengan harga yang miring. “Ya saya menunggu di sini, antreannya cukup panjang. Mau cari buku novel aja sih,” ucap Maria (20), pengunjung asal Jakarta di sela-sela antrean.

Bazar buku Big Bad Wolf ini, dibuka selama 24 jam nonstop. Harga buku internasional yang semula misal Rp 800 ribu, bisa dijual dengan harga Rp 150 ribu. Hal tersebut dikarenakan panitia mematok diskon hingga 80%.

“Saya terharu dan merasa luar biasa, karena antrean dari pengunjung panjang sekali melebihi antrean sembako istilahnya, artinya minat membaca masyarakat masih tinggi,” ucap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai membuka Big Bad Wolf.

Ridwan Kamil, menyebutkan jika bazar ini membantu warga untuk mendapatkan buku internasional dengan harga yang lebih murah. “Buku internasional yang aksesnya mahal menjadi lebih mudah,” ujarnya.

“Kegiatan ini meningkatkan literasi dan menambah pengetahuan. Orang yang suka membaca tidak mudah dibohongi dan terpapar hoaks,” tambah Emil.

Emil menyampaikan, saat ini Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara yang diukur tingkat literasinya oleh Central Connecticut State University. “Kita harus tingkatkan literasi, bila orang tuanya terbatas, anak-anaknya harus lebih tinggi,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: