Kolam Retensi Gedebage Ditargetkan akan Rampung November 2019

Proses pembangunan kolam retensi Gedebage kini sudah memasuki tahap lelang. Kolam tersebut untuk menampung luapan banjir dari Sungai Cinambo Lama itu ditargetkan rampung pada November 2019.

“Sudah masuk proses lelang. Mudah-mudahan Juli sudah kontrak. Dalam rencana itu empat bulan pengerjaan setelah Juli berarti itu Agustus, September, Oktober, November,” ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi, belum lama ini, di Bandung.

Setiap curah hujan yang tinggi di kawasan utara Kota Bandung serta kurangnya daerah resapan membuat debit air yang menerjang daerah hilir bertambah. Aliran air dari Gunung manglayang dilayani oleh Sungai Cinambo lama, dan saluran di Jalan rumah Sakit.

Kolam retensi yang akan dibangun di depan Pasar Gedebage akan difungsikan untuk menahan laju kiriman air dari utara. Akan tetapi, saat ini kebutuhan pembangunan kolam sudah mendesak.

Banjir yang melanda Gedebage, Pasar Induk Gedebage, termasuk di persimpangan Jalan Gedebage-Jalan Soekarno-Hatta tidak mampu ditanggulangi maksimal oleh pengoperasian pompa.

Begitu pun untuk luas kolam retensi Gedebage diperkirakan mencapai 3 ribu meter persegi. Kolam itu bisa menampung air hingga 9 ribu meter kubik. Saat musim kemarau, kolam retensi Gedebage dialihfungsikan menjadi lahan parkir dan fungsi publik lainnya.

Didi menyebutkan, kapasitas sungai di Kota Bandung kini semakin kecil. Dari standarisasi teknik air, drainase sungai dibuat untuk bisa mengatasi hingga siklus banjir 20 tahunan.

“Dari hasil kajian dari master plan drainase, sungai sekarang hanya bisa menampung banjir dua tahunan. Relatif hampir semua di banjir 2-5 tahunan sudah meluap,” ungjapnya..

Didi juga menyanpaikan, bahwa hasil kajian pakar juga diterapkan untuk mengatasi luapan air sungai di Kota Bandung, selain menggunakan kolam retensi. Salah satu solusinya yakni dengan pembuatan drum pori.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: