Penelitian Misteri 700.000 Sepatu yang Mengapung di Laut

Ribeiro telah melakukan riset dan juga menyatakan adanya sumber sepatu-sepatu diduga kuat berasal dari satu kapal yang sama, terindikasi berasal dari kontainer yang jatuh dari kapal Maersk Shanghai.

Musim semi tahun lalu, kapal barang Maersk Shanghai sepanjang 324 meter berlayar dari Norfolk, Virginia, menuju Charleston, South Carolina, Amerika Serikat.

Pada malam hari tanggal 13 Mei, kapal teraebut dihantam badai di Oregon Inlet dan setumpuk kontainer muatannya terjatuh ke laut.

Buletin pelayaran melaporkan pesawat dikirim untuk mencari kontainer dan menemukan sembilan di antaranya terapung. Namun tujuh lagi tenggelam.

Selain memastikan alas kaki yang tercecer itu berasal dari Maersk Shanghai. Operator kapal itu Zodiac Maritime tidak menjawab pertanyaan BBC soal ini. Demikian pula dengan perusahaan sepatu Nike.

Ada dua merek Triangle dan Great Wolf Lodge, bisa dipastikan merupakan contoh dari produk yang dibawa oleh kapal tersebut.

Liam McNamara, dari County Clare, pantai barat Irlandia, menemukan sekitar 100 sepatu – kebanyakan Nike – dan menurutnya “hampir pasti” berasal dari Maersk Shanghai.

Nah, apa dampak dari kejadian ini?

“Apakah tenggelam atau terdampar di pantai, akan berdampak buruk terhadap kehidupan liar maritim,” ucap Lauren Eyles, dari Marine Conservation Society.

“Sepatu-sepatu itu akan terurai menjadi plastik-mikro dan akan berdampak ke kehidupan laut di seluruh dunia”.

Eyles pun menyatakan tak cukup data untuk memastikan berapa banyak sumbangan plastik-mikro dari sepatu-sepatu itu dalam 10 juta ton sampah plastik di lautan setiap tahunnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: